Ada 10 Film Anak-Anak Yang Di Gemari Orang Dewasa

Film-film layaknya Wall-E, Ratatouille sesungguhnya sangat digemari anak-anak. Namun, ternyata banyak juga orang dewasa yang menyukainya, sebab cerita dan nilai-nilai di dalamnya yang bisa diterima bermacam kalangan.

Tonton juga : streaming hdxxi

Berikut 10 film anak-anak yang juga disukai orang dewasa.

1. The Nightmare Before Christmas

Ini adalah keliru satu film kartun keluarga yang paling indah menjelang Natal. Natal, Halloween, dan Tim Burton, siapa yang bisa melewatkan film ini? Apalagi dilengkapi bersama musik Danny Elfman bersama nada dan lirik indah yang menyempurnakan film ini. Namun sayangnya cii-ciri asli buatan Tim Burton ini sering dianaktirikan Disney, sehingga tidak cukup bercahaya dibanding cii-ciri kartun Disney lainnya.

2. The Incredibles

Film perihal keluarga pahalawan super “The Incredibles” ini mempunyai cerita yang penuh permasalahan di kehidupan manusia biasa. Bercerita perihal ‘mantan’ pahlawan super, Mr Incredible yang dambakan terlihat dari ada masalah hidupnya sekarang dan dambakan kembali ke jaman kejayaannya sebagai pahlawan super.

3. The Spongebob Squarepants Movie

Siapapun menyukai tokoh spons kuning ini. Ia adalah keliru satu cii-ciri kartun paling baik yang pernah diciptakan, sejak jaman Bugs Bunny berlalu. Aksi-aksi konyol dan naifnya bersama Patrick, bintang laut bodoh yang menjadi sahabatnya, Spongebob selamanya membuat kami tertawa. Dan di film ini kisahnya pun menjadi jadi lucu.

4. Darby O’Gill plus the Little People

Mungkin Anda tidak sangat familiar, sebab ini adalah film anak-anak yang sudah lumayan lama. Ia lebih-lebih diproduksi sebelum akan Sean Connery mendapat peran sebagai James Bond. Anak-anak dapat bahagia melihat film ini sebab kelucuan-kelucuannya, dan dewasa juga dapat menyukai film ini sebab layaknya membawa mereka kembali ke jaman kanak-kanak.

5. Who Framed Roger Rabit? Film Disney yang lucu,

namun nyaris terlupakan. Robert Zemekis sudah menciptakan sebuah dunia nan unik, di mana kartun hidup berdampingan bersama manusia. Jika belum pernah menonton, tak tersedia salahnya Anda turut menontonnya bersama putra-putri Anda. Dijamin Anda dapat tertawa bersama mereka.

6. Ratatouille Satu kembali animasi Pixar

karya Brad Bird yang menjadi favorit banyak orang. Film ini menyita latar kota Paris yang indah dan restoran-restorannya yang terkenal, namun dari sudut pandang seekor tikus. Tikus sering dianggap menjijikkan, namun siapa sangka, tikus yang satu ini sangat pandai memasak dan bercita-cita menjadi koki. Masalahnya, seenak apa-pun masakannya, akankah Anda terima jikalau ternyata yang memasak adalah seekor tikus? Film ini bermakna sangat dalam.

7. The Muppet Movie

Karakter-karakter ini bisa saja tidak asing kembali bagi sebagian besar pirsawan dewasa. Ini adalah keliru satu cii-ciri klasik yang disukai anak-anak dari bermacam zaman. Dengan melihat kembali aksi Kermit, Big Bird, dan kawan-kawan, Anda dapat langsung mengenang jaman kecil Anda bersama Sesame Street dahulu.

8. The Iron Giant

Kisah ini juga ditulis dan disutradarai oleh Brad Bird. Sebenarnya The Iron Giant tetap merupakan kartun tradisional, belum memanfaatkan teknologi animasi canggih layaknya Ratatouille. Namun yang menjadikan kartun ini klasik adalah sebab ceritanya sendiri yang sangat fantastis dan mendalam.

9. Wallace & Gromit The Curse of The Were Rabbit

Wallace & Gromit: The Curse of the Were-Rabbit,” adalah film animasi unik yang sangat menghibur, sesuai ditonton keluarga. Berkisah perihal Wallace dan anjingnya, Gromit, yang menyelenggarakan Kompetisi Tanaman Sayur Raksasa di desa mereka. Masalahnya, kelinci menjadi hama utama yang bisa merusak.

Wallace pun berinisiatif membuat jasa pencegahan “hama” kelinci sepanjang persaingan itu berlangsung. Mereka menamai usahanya Anti-Pesto. Uniknya, bersama metode jenius Wallace, kelinci-kelinci itu tidak disakiti sedikit pun. Mereka hanya di “karantina” pas di tempat penampungan Anti-Pesto dan diberi makan bermacam tipe sayuran lezat.

10. Wall-E Film

ini berkisah perihal kondisi bumi di jaman depan, pas bumi penuh sampah dan tidak layak huni lagi. Manusia pun mengungsi di ruang angkasa, dan tinggal di pesawat angkasa yang besar

. Sementara robot Wall-E tinggal di bumi dan bertugas membereskan seluruh sisa sampah yang ditinggalkan manusia. Hingga suatu hari, Wall-E mengimbuhkan harapan bagi manusia untuk kembali menghuni bumi. Film ini begitu hebat hingga dibandingkan bersama keliru satu karya klasik Chaplin, “Modern Times”. Pesan yang disampaikan pun dapat bisa membuat kami jadi hiraukan dapat kelestarian bumi.

Leave a Reply