Ada 6 Perbedaan Baja Ringan Murah dan baja Konvensional Terbaru

Ada 6 Perbedaan Baja Ringan Murah dan baja Konvensional Terbaru

Baja Ringan Murah – Baja ringan adalah baja dengan material yang sangat luas penggunaannya dan juga akan  sangat dibutuhkan di berbagai macam sektor,dan salah satunya yaitu  dalam sektor bangunan. Jangan sampai kamu salah pilih dengan  jenis baja saat akan melakukan pembelian. Lebih baik lagi jika kamu akan melakukan konsultasi dengan civil engineering atau arsitektur, karena  pemilihan baja yang salah akan dapat berdampak pada kegunaannya saat akan diterapkan pada konstruksi bangunan tersebut.


Proses Pembentukan
Dari segi proses pembentukannya, baja ringan merupakan komponen dari struktur baja dari lembaran atau pelat pada baja yang akan dibentuk atau diproses dengan pengerjaannya dalam keadaan dingin dengan sebuah proses yang akan dicetak menggunakan mesin sehingga akan memiliki ukuran yang presisi.

Baja ringan juga biasa disebut sebagai baja canai dingin (Cold Formed Steel). Sementara itu, profil dari baja konvensional akan dibentuk saat masih berwujud liquid atau cairan dengan temperatur suhu yang sangat panas yang kemudian akan dituang ke dalam cetakan dengan teknik yang khusus yang hanya bisa dilakukan oleh orang yang profesional dan berpengalaman.

Baja Ringan Murah – Perbedaan suhu pada saat proses pembuatannya tersebutlah yang akan menjadikan faktor penyebab untuk perbedaan berat massa besi pada baja keduanya.

Berat
Inovasi yang ditemukannya pada  baja ringan yang akan  muncul karena adanya kebutuhan konstruksi yang ingin memudahkan dalam proses perakitan dan  untuk pada konstruksi bangunan. Dengan baja ringan yang terasa sangat enteng pada saat diangkat maka akan  memudahkan tukang dan kuli dalam membangun kerangka bangunan yang akan dirancang. Beda halnya dengan baja konvensional dengan berat yang besar sehingga akan menjadi kendala tersendiri untuk  tukang dan kuli yang akan melaksanakan proses konstruksi bangunan.

Komposisi Karbon
Baja ringan ini juga dapat dikenal dengan sebutan sebagai baja karbon yang rendah karena telah memiliki persentase pada kandungan karbon yang sangat rendah, yaitu kurang dari 0,3%. Sedangkan untuk baja konvensional akan mengandung kadar karbon yang bisa mencapai 0.30–1.70% dari berat.juga  Persentase komposisi karbon ini sangatlah memengaruhi kekuatan tarik dan daktilitas baja.

Kekuatan
UKuran kekuatanpada  besi baja ringan dan juga baja konvensional terpaut jauh. Karena persentase yang ada pada karbon akan  jauh lebih banyak pada baja konvensional, sehingga kekuatan gaya tarik dan juga kekerasannya jauh lebih tinggi jika akan dibandingkan dengan kekuatan yang dipunyai oleh baja ringan.

Ketebalan
Baja ringan yang akan beredar di pasaran dapat memiliki ketebalan yang berkisar antara 0,4mm-1mm. Sedangkan, untuk ketebalan pada baja konvensional atau baja WF (Wide Flange) adalah sebagai berikut:Artinya dimensi besi WF telah memiliki :

Panjang 12 M

Tinggi profil 80 cm

Lebar sayap 30 cm

Tebal badan 14 mm

Tebal sayap 26 mm

Dengan berat total 2520 Kg

Sedangkan berat per meternya: 2520/12 = 210 Kg


Daktilitas (keuletan)
Baja Ringan Murah – Daktilitas atau keuletan merupakan  ukuran serta kemampuan dari logam untuk menahan tegangan tarik (setiap gaya yang menarik kedua ujung material yang menjauh satu sama lain). Baja ringan uga telah memiliki tingkat daktilitas yang sangat tinggi dan mudah ditempa. Sedangkan untuk baja konvensional akan memiliki daktilitas yang lebih rendah dan mudah dikeraskan dengan perlakuan panas.

Untuk info tentang Baja Ringan Murah klik di sini

Leave a Reply