Cara Membudidayakan Ikan Mujair

Cara Membudidayakan Ikan Mujair

Ikan mujair menjadi ikan air tawar yang kerap dikonsumsi. Tidak heran, ada banyak orang yang mencari cara membudidayakan ikan mujair ini. Bisnis di bidang budidaya ikan mujair banyak digeluti oleh para pemula karena relatif mudah untuk dilakukan. 

Cara Membudidayakan Ikan Mujair

Ikan mujair dikenal sebagai salah satu ikan yang penuh nutrisi dan gizi. Karena kelengkapan nutrisi yang dikandungnya, banyak orang menyukai ikan mujair sebagai lauk utama. 

Kelebihan lain dari ikan mujair adalah cepat beradaptasi. Ikan mujair dengan kelebihannya tersebut membuat perkembangbiakannya cukup cepat. Oleh karena itu, ikan mujair sangat cocok untuk dibudidayakan.

Ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan untuk membudidayakan ikan mujair. Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan beberapa keperluan pemeliharaan untuk mengelola kualitas ikan.

Bagi kamu yang sudah tidak sabar untuk membudidayakan ikan jenis ini, kamu bisa mencoba cara membudidayakan ikan mujair yang baik di bawah ini.

7 Tahapan Budidaya Mujair

1. Memilih Induk Ikan Mujair

Saat membudidayakan ikan mujair, pemilihan indukan sangat penting. Jika induk ikan berkualitas tinggi, maka hasil panen juga akan berkualitas tinggi. Ada dua induk pada ikan ini, yaitu jantan dan betina.

Kedua tipe indukan ini menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam penampilan fisik mereka. Mujair jantan memiliki warna ujung sirip merah jernih. Sedangkan ikan mujair betina ujung siripnya berwarna merah, namun agak buram atau gelap.

Di sisi urogenital, ikan mujair jantan hanya memiliki dua lubang. Berbeda dengan ikan mujair betina yang memiliki tiga lubang di area urogenital sekaligus.

Perut ikan mujair  jantan berwarna kehitaman. Berbeda dengan perut putih ikan mujair betina. Ketika distripping, perut ikan mujair betina tidak akan mengeluarkan cairan.

2. Pemijahan Benih

Tahapan ini dilakukan dengan terlebih dahulu membuat kolam  berkedalaman sekitar 60 meter dan ukuran dasar 3×4 meter. Agar ikanmujair dapat membentuk sarangnya, kamu harus meletakkan tanah berlumpur halus di dasar air.

Kamu bisa memasukkan indukan ikan mujair yang sudah dipilih. Jumlah populasi ikan mujair jantan dan betina bisa menggunakan perbandingan 3 : 2. Induk akan mulai membuahi.

Sel telur ikan mujair betina biasanya dijaga dan disimpan di mulutnya sampai telur menetas dan membentuk larva. Larva tetap harus dijaga oleh induknya. Namun, setelah larva berumur 2 minggu, induk dapat mulai melepaskan larva untuk berkembang sendiri.

3. Membuat Kolam Terpal

Kolam Terpal Ikan Mujair

Ada banyak keuntungan budidaya ikan mujair di kolam terpal ini. Kolam terpal yang akan digunakan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan. Semakin banyak ikan mujair yang akan dibudidayakan, maka  kolam terpal juga harus dibuat lebih lebar.

Pada umumnya kolam ini berbentuk persegi panjang. Kamu bisa menempelkan kayu atau bambu pada bagian pinggirnya sebagai alas. Kolam terpal jangan langsung digunakan. Kamu perlu mengeringkan kolam hingga 3 minggu. Setelah kering, taburi dengan kapur.

Proses ini dikenal sebagai pengapuran. Setelah kapur ditaburkan, kolam harus didiamkan selama kurang lebih 3 minggu agar kapur tersebut menempel pada terpal dan bisa berpengaruh saat kolam terisi air. Kapur akan menempel sempurna di terpal dalam waktu 3 minggu dan kamu bisa mulai dengan langkah berikutnya.

4. Menebarkan Bibit

Penebaran bibit ikan mujair sebaiknya dilakukan pada sore hari. Kepadatan populasi bibit dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan budidaya.

Saat benih ditebar, biasanya ada 3-4 ikan mujair dalam beberapa hari pertama yang tidak beradaptasi dan kemudian mati. Tetapi, itu normal, kamu tidak perlu khawatir. Perhatikan bila jumlah ikan mujair yang mati banyak. Segera lakukan penyelidikan agar tidak rugi.

5. Pemberian Pakan

Makanan yang bisa diberikan ikan mujair adalah pelet, dosisnya disesuaikan dengan jumlah bibit ikan mujair. Semakin banyak bibit, semakin banyak pula kadar peletnya. Ini membutuhkan pemberian makan secara teratur tiga kali sehari sampai bebit tumbuh.

Pakan lain untuk ikan mujair ini adalah kangkung, daun talas, bekatul, dan masih banyak lagi. Untuk bekatul, bisa dibuat sendiri menggunakan mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak

6. Pergantian Air Kolam

Untuk menghindari penyakit yang dapat menginfeksi ikan mujair, perawatan harus dilakukan untuk menjaga kebersihan kolam. Salah satu cara yang paling efektif adalah mengganti air kolam secara teratur. Ganti air kolam setiap 2-3 minggu sekali.

Dengan mengganti air secara teratur, berarti menghilangkan sisa makanan yang menumpuk. Dengan begitu, risiko penyakit pada ikan nila bisa diminimalisir.

7. Ikan Mujair Siap Dipanen

Panen Ikan Mujair

Tahap terakhir dalam budidaya ikan mujair adalah tahap panen, yang dilakukan setelah 4-5 bulan. Kurangi jumlah air di kolam perlahan-lahan agar ikan tidak cepat stres, lalu gunakan jaring untuk memindahkan ikan ke dalam wadah yang bersih.

7 tahapan cara membudidayakan ikan mujair termudah dan paling menguntungkan pasti bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah untuk kamu. Mesin bekatul yang digunakan untuk membuat pakan ikan mujair ini bisa didapatkan di rumah mesin.

Budidaya ikan mujair dapat menjadi bisnis yang menambah penghasilan keluarga. Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply