Cara Memilih Time Frame Gold dan Forex

Memilih Time Frame dalam trading gold dan forex itu bisa dikatakan gampang-gampang susah. Karena memang time frame yang kita pilih ini menjadi bagian krusial untuk menentukan posisi trading yang akan kita ambil.

Jika kamu merasa bingung memilih time frame yang tepat dan sesuai dengan strategi trading yang akan kamu gunakan. Berikut gambaran umum dalam setiap time frame.

Baca rekomendasi : robot autopilot forex

Memilih Time Frame Trading Forex dan Gold

Pada umumnya, para trader memilih time frame berdasarkan sistem trading yang digunakan. Diantaranya :

Trading Scalping

Bagi para trader yang trading dengan sistem scalping, trader bisa membuka dan menutup transaksi dalam tempo cepat, atau bahkan hanya selang beberapa menit saja.

Sistem trading scalping seperti ini biasanya sangat cocok menggunakan Time Frame kecil seperti M1, M5, atau maksimal menggunakan time frame M15.

Daily Trading

Sesuai namanya, “Day Trading” berarti membuka dan menutup transaksi forex dalam hari yang sama. Untuk Day Trading, biasanya digunakan Time Frame M30 sampai dengan H1, ditambah H4 atau D1 sebagai Time Frame pembanding.

Swing Trading

Dengan sistem Swing, mayoritas trader membuka dan menahan transaksi sampai dengan beberapa hari, minggu, bahkan bulan. Oleh sebab itu, Time Frame yang dipakai berkisar antara H4 hingga W1 bahkan MN.

Setiap trader bisa trading menggunakan satu Time Frame ataupun multi time frame. Time Frame rendah biasanya dianggap mengandung terlalu banyak fluktuasi yang mengganggu, sedangkan Time Frame lebih tinggi dianggap menggambarkan tren harga secara keseluruhan dengan lebih baik.

Leave a Reply