Nikita Mirzani dipanggil Lonte , Syekh Ali Jabeer : Jangan hina wanita

”Kalau urusan sama orang, jangan menghakimi orang. Jangan pandangi wanita yang belum berjilbab, jangan pandangi dia buruk. Barang kali dia punya dua rakat (sholat) tahajud di sisi Allah, bisa menyebabkan terampuni semua dosanya,” ujarnya dalam Podcast Deddy Corbuzier bersama Gus Miftah, Dilansir era.id pada Senin (16/11/2020).

Ulama kondang Syekh Ali Jaber angkat bicara terkait perseteruan artis Nikita Mirzani dengan Ustadz Maaher At-Thuwailibi. Dia mengingatkan semua orang agar tidak gampang menghakimi seseorang, termasuk perilaku dan cara berpakaian seseorang.

”Kita tidak tahu apa urusan manusia sama Allah. Masing-masing punya rahasia sama Allah. Punya sesuatu kebaikan sama Allah yang barang kali tidak ada manusia lain yang tahu. Bisa jadi sebab kebaikan itu antar dia sama Allah, bisa menyebabkan terampuni semua dosanya,” sambung Ali Jaber.

Sekadar diketahui, Ustadz Maaher At-Thuwailibi diserang netizen lantaran menyebut ibu tiga anak itu dengan julukan perempuan tunasusila dengan sebutan lo*te. Ia menegaskan, hanya mengambil pernyataan sang artis sendiri.

“NIKITA MIRZANI ITU LO*TE; DIA SENDIRI YANG NGOMONG ! Kenapa saya yang dibilang kasar dan menghina? Saya hanya menukil ucapan dia,” tulis Ustadz Maaher.

“Menyebut lote kepada seorang Lote adalah sebuah kejujuran. Menghina orang yang hina adalah sedekah !!” sambungnya.

Di akhir pernyataannya, dia juga meminta Nikita jangan pergi dari permasalahan. “Jangan kabur! Jangan ngadu ke Stasiun TV #BoikotNikitaMirzani,” tulisnya.

Permasalahan ini bermula ketika Nikita Mirzani mengeluhkan kepulangan Habib Rizieq ke Tanah Air pada 10 November lalu hingga mengaitkannya dengan tukang obat lewat live Instagram.

Hal ini membuat Ustadz Maaher At-Thuwailibi menjadi emosi sehingga menuntut permintaan maaf Nikita Mirzani dengan kata kasar lewat video dan diunggah ulang Nikita pada 12 November lalu.

Leave a Reply