Sebelum Tunangan, Bahas 8 Hal Penting Ini Dengan Pasangan

Hari pernikahan sebagai salah satunya peristiwa paling penting dalam kehidupan seorang, karena ini sebuah keputusan untuk mempersembahkan hidup dan memiliki komitmen ke si pasangan – through richer or poorer, through sickness and in health.

Tetapi saat sebelum kamu berbicara “ya” ke dirinya, yakinkan jika kamu sudah bersiap-sedia untuk hari esok bersama-sama dengan mengulas mengenai 8 topik penting ini lebih dulu.

1. Pendapat Orang Paling dekat

Yes, it’s the two of you against the world, tapi sesungguhnya pendapat dari beberapa orang paling dekat seperti keluarga dan teman dekat sesungguhnya cukup penting. You may be blinded by love, tetapi beberapa orang yang sayang denganmu ingin yang terbaik untukmu – karena itu mereka dapat ambil sikap yang lebih obyektif dan mengetahui suatu hal dari pasangan atau jalinan kamu dengannya. Girls, bila sejumlah besar rekan-rekan dan keluargamu tidak menyepakati hubunganmu dengannya, waktunya berpikiran kembali saat sebelum memutuskan. Tetapi bila semua keluarga dan rekan-rekan suka menyaksikan kamu dengannya, ini sebuah tanda yang baik!

2. Keadaan Keluarga

When you marry someone, you marry into their famili too. Apa kamu telah mengenali dekat sama keluarga si pasangan? Apa keluarga kamu telah terima kehadiran pasanganmu? Apa jalinan di antara pasanganmu dan keluarganya baik? Whether you like it or not, blood is thicker than water. Saat kamu menikah kelak, kamu bisa menjadi makin turut serta dengan keluarga keduanya. So, learn about them and how to handle them… apa lagi bila nanti ayah atau ibu mertua akan tinggal di bawah atap yang serupa denganmu.

3. Memiliki Anak

Bila kamu tidak pernah mengulasnya dengan dirinya, it’s time. Keputusan untuk mempunyai anak penting dan akan berpengaruh besar ke keberlangsungan jalinan bila kamu berdua tidak mempunyai kemauan yang serupa. Jika kamu dan si pasangan memang ingin mempunyai anak bersama sesudah menikah, kamu perlu berunding mengenai sudut pandang yang dipunyai keduanya dalam langkah memperbesar anak.

4. Penglihatan Agama

Agama sebagai topik yang cukup peka dan susah untuk beberapa orang, tetapi banyak pernikahan bisa jalan secara lancar walau mempunyai keyakinan yang lain. Why? Ini karena pasangan itu sudah mengulas ketidaksamaan mereka dan cari jalan keluar bersama. Apa saja keyakinan yang kamu dan si pasangan pegang, ingat untuk mengulas masalah penglihatan masing-masing saat sebelum memilih untuk ambil langkah yang lebih serius. Apa kamu akan menikah pada tempat beribadah? Apa kamu akan melaksanakan ibadah bersama sesudah menikah kelak? Apa beberapa anak kamu akan diberikan untuk berpedoman satu agama atau mereka bebas untuk pilih sendiri ketika telah besar kelak?

5. Penglihatan Politik

Seperti masalah agama, penglihatan politik bukan sebuah ulasan yang sering masuk ke topik percakapan setiap hari. Tetapi bila kamu ingin merajut jalinan yang lebih serius dengan dirinya, yakinkan jika penglihatan politik kamu berdua tidak jadi permasalahan atau bahan pertikaian di hari esok.

6. Masalah Keuangan

Money matters. Permasalahan keuangan sebagai salah satunya factor pemicu perpisahan paling besar – mengurusi keuangan kamu dan si pasangan memang susah, karena itu kamu harus mengulas mengenai status keuangan dan gagasan hari esok saat sebelum menjadikan satu tabungan sesudah menikah. Apa kamu berdua kerap hemat atau sama boros? Apa satu dari kalian mempunyai utang? Siapakah yang akan bayar ongkos pernikahan, bill bulanan, dan siapakah yang akan mengurusi pengeluaran rumah tangga? Bagaimana dengan tabungan pensiun, uang berlibur, dan tabungan untuk uang pengajaran sang kecil? Permasalahan keuangan tidak lenyap sendirinya, karena itu yakinkan jika kamu dan pasangan telah mempunyai gagasan yang pasti untuk jalani hari esok yang berbahagia bersama.

7. Masalah Profesi

Kenali kebutuhan profesi keduanya saat sebelum bertunangan. Apa pasangan kamu akan cenderung pilih untuk mendatangi rapat daripada mendatangi perayaan ulang tahun ibu kamu? Apa kamu bisa menjadi istri rumah tangga, atau kamu pilih untuk selalu bekerja sesudah melahirkan? Bila di hari esok, satu dari kamu mendapatkan peluang untuk bekerja di luar kota atau negeri… what will you both do?

8. Periode Lalu dan Periode Depan

Apa kamu ingin biarkan lalu berakhir, atau kamu cenderung pilih untuk share mengenai narasi masa lampau ke keduanya? Kamu tidak harus menulis autobiografi dan membagi tiap detail hidup padanya, tetapi sebaiknya kamu tidak sembunyikan kejadian penting dari pasanganmu, terutamanya bila kamu telah memilih untuk menikah dengannya. Your past made you who you are now, karena itu bukalah hati dan katakan beberapa hal yang sudah kamu lewati padanya supaya dia dapat semakin mengenali kamu luar dalam.

Bahas harapan yang kamu punyai saat menikah kelak. Apa kamu berdua mempunyai misi, konsep kepribadian dan arah hidup yang serupa? Apa kamu berdua inginkan hal sama dari sebuah pernikahan? No marriage is perfect, dan kamu tidak dapat meramalkan segala hal positif dan negatif yang bisa terjadi di periode depan… tapi kamu dapat berusaha untuk mengambil langkah bersama-sama dan pastikan jika kamu bisa memberikan dukungan keduanya, no matter what.

Rekomendasi product forevermark wedding band dari The Palace sebagai salah satu cincin tunangan yang kami rekomendasikan.

Leave a Reply